Cari Kategori

APLIKASI SIMULASI CAT BKN DAN CARA MENGGUNAKAN APLIKASI SIMULASI CAT BKN UNTUK PERSIAPAN SELEKSI PENERIMAAN PEGAWAI ASN (CPNS & PPPK) TAHUN 2014

Bagi Rekan-rekan yang akan berencana akan mengikuti seleksi penerimaan CPNS 2014 / seleksi  Pegawai ASN (CPNS & PPPK), BKN saat ini telah meluncurkan Demo Aplikasi Simulasi CAT BKN yang merupakan simulasi dari Computer Assisted Testyang terdiri dari simulasi contoh-contoh soal yang diujikan dalam seleksi penerimaan Pegawai ASN (CPNS dan PPPK) di tahun 2014.


Cara download file maupun cara menggunakan aplikasi Simulasi CAT BKN ini cukup mudah :

1.   Download demo aplikasi Simulasi CAT BKN pada links ini.

2.   Klik 2 x (double clicks) pada file “cat.exe”.


3.  Selanjutnya akan tampil simulasi CAT BKN seperti pada pelaksanaan ujian sesungguhnya. Apabila hasil ujian simulasi kurang optimal, silahkan diulangi kembali sambil belajar tentunya.

Demikian share singkat mengenai aplikasi Simulasi CAT BKN 2014, semoga bermanfaat dan terimakasih...

Posted by: Admin Indeks Prestasi Updated at: 03:49:00

CARA MERUBAH UKURAN FILE PDF / GAMBAR / PHOTO / SCAN UNTUK DIUPLOAD DI PADAMU NEGERI MAUPUN VERVAL PD

Secara teknis, merubah ukuran yakni memperkecil / memperbesar (rezize) pada file yang berformat pdf / gambar / photo, tak terkecuali untuk file hasil scan (pemindaian) menggunakan scanner, yang untuk selanjutnya file tersebut diupload di Padamu Negeri adalah sama dengan triks yang digunakan untuk maupun untuk kepentingan mekanisme edit data VerVal PD nantinya (setelah tanggal 20 November 2014).

Saya akan share tips resize file kali ini dengan aplikasi editing file yang yang mudah digunakan dan loading ringan yakni dengan aplikasi Adobe Photoshop 7.0, sebagai berikut : 

1.   Buka Adobe Photoshop 7.0.


2.   Klik pada tab “File” lalu klik “Open”, buka file yang akan diperkecil ataupun diperbesar ukurannya.


3.   Setelah file terbuka, klik pada tab “Image”, lalu klik “Image Size”.


4.   Sesuaikan pada kotak “Image Size”, pastikan pada bagian Pixels Dimensions di bawah ukuran/size maksimal yang sudah ditentukan. Misalnya maksimal 1 MB (1000 k), maka ukuran file di sini di bawah 999 k. Cukup dengan ganti angka pada kolom Width saja, untuk kolom Height biarkan saja, karena otomatis akan menyesuaikan.


5.   Setelah proses rezise selesai, silahkan klik pada tab “File”, lalu klik “Save As…”, simpan file dengan ukuran baru tersebut dengan nama file yang berbeda dengan nama file sebelumnya, atau cukup ditambah ekstensi file di belakangnya.


6.   Pilih format file yang diminta saat proses upload, JPG, PDF, atau format yang lainnya.


7.   Pada “Image Options”, geser tab sampai dengan maksimum “large file”, lihat juga “Size file”-nya, lalu klik “OK”.

8.   Selesai.

Selanjutnya, file hasil kompresi ukuran / rezise inilah yang akan kita upload baik untuk keperluan VerVal PTK di Padamu Negeri maupun pada VerVal PD nantinya. Bagi Rekan-rekan yang kebetulan belum memiliki Adobe Photoshop 7.0 ini, dapat diunduh full installernya dari Sdr. Ilyas Andika P. pada links berikut… Semoga bermanfaat dan terimakasih…

Posted by: Admin Indeks Prestasi Updated at: 22:12:00

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar


Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar

indeksprestasi.blogspot.com - Menurut Muhibbin Syah (2002:23), secara global faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu “faktor internal, faktor eksternal dan faktor pendekatan belajar”.

Posted by: Admin Indeks Prestasi Updated at: 17:58:00

DOWNLOAD GRATIS APLIKASI DAPODIKDAS 2014 VERSI 3.0.1

Alhamdulillaah… Pada malam hari ini, aplikasi Dapodikdas versi 3.0.1 sudah dirilis secara resmi melalui laman http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id.

Aplikasi Dapodikdas v.3.0.1 ini mengakomodir editing (perubahan/perbaikan) nama siswa dan tanggal lahir pada identitas siswa yang terkunci pada aplikasi versi 3.0.0 sebelumnya.


Berkaitan dengan hal tersebut kami mohon Bapak/Ibu/Saudara operator sekolah segera melakukan hal-hal berikut ini.

1.   Bagi sekolah yang belum melakukan pengisian data melalui aplikasi Dapodikdas segera mengisi dan melakukan Sinkronisasi data sampai dengan data semester 1 tahun 2014.

2.   Melakukan perbaikan nama dan tanggal lahir siswa, disesuaikan dengan dokumen kependudukan yang sah (akte kelahiran/kartu keluarga/dokumen lain yang sejenis).

3.   Melakukan perbaikan nama dan tanggal lahir PTK, disesuaikan dengan dokumen kependudukan yang sah (akte kelahiran/kartu keluarga/dokumen lain yang sejenis).

4.   Melakukan sinkronisasi data kembali setelah melakukan perbaikan data tersebut paling lambat tanggal 20 Nopember 2014.

Perbaikan data (nama siswa dan tanggal lahir) setelah tanggal 20 Nopember 2014 akan dilakukan melalui mekanisme Verval Peserta Didik.

Download / unduh file installer dan atau patch v.3.0.1 aplikasi Dapodikdas 2014, silahkan download langsung dari links resminya dengan klik di sini…Semoga bermanfaat dan terimakasih…

Referensi artikel : http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id

Posted by: Admin Indeks Prestasi Updated at: 23:47:00

UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN INDONESIA MENURUT ANIES BASWEDAN

Berikut pesan-pesan penting dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ke-26 RI, Bpk. Anies Baswedan dalam beberapa kesempatan yang saya kutip dari web http://kemdikbud.go.id dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia :

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan bertemu pemimpin redaksi (Pemred) dari berbagai media. Pertemuan singkat yang diadakan di Jakarta, Rabu (12/11/2014)itu bertujuan menjalin komunikasi yang baik dengan media massa, cetak maupun digital. Pertemuan tersebut juga merupakan upaya dari Mendikbud untuk berdiskusi mengenai isu pendidikan yang ada di masyarakat.

Selama ini media memberikan kontribusi yang besar dalam menyosialisasikan program-program yang dijalankan oleh kementerian”, kata Mendikbud. Selain itu media menjadi bahan perbandingan bagi kementerian untuk mendapatkan data mengenai pro dan kontra dari setiap program yang dilaksanakan. Oleh karena itu pertemuan ini dianggap penting untuk memperkuat jalinan komunikasi yang baik tersebut.

UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN INDONESIA MENURUT ANIES BASWEDAN

Mendikbud menjelaskan bahwa kementerian membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan tujuan yang diharapkan, salah satunya media. “Oleh karena itu peran media menjadi penting sebagai penghubung antara kementerian dengan masyarakat” jelas Mendikbud. Selain itu Mendikbud berharap hubungan baik dengan media bisa menambah ide dan gagasan baru yang dapat digunakan untuk memperbaiki layanan pendidikan. Dengan demikian Mendikbud berharap bisa menyelesaikan masalah-masalah yang saat ini menghambat jalannya layanan pendidikan, serta mengantisipasi setiap masalah yang mungkin muncul di masa yang akan datang.

Pertemuan itu dihadiri pimpinan media cetak dan digital di antaranya, Kompas, Media Indonesia, TVRI, RRI, Republika, Metro TV, Republika Online, Tempo, Detik.com, The Jakarta Post, Rakyat Indonesia, Bisnis Indonesia, dan Suara Pembaruan. (Harriswara Akeda)

MENDIKBUD INGATKAN KEMBALI PESAN PRESIDEN SOEKARNO, “BANTULAH PEMERINTAH UNTUK MENCERDASKAN SAUDARA SEBANGSA”

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengingatkan kembali pesan Presiden Republik Indonesia pertama Soekarno, “bantulah pemerintah untuk mencerdaskan saudara sebangsa”. Mengingat pesan tersebut, Mendikbud mengajak seluruh keluarga besar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk melakukan gerakan pendidikan.

Pendidikan bukan hanya program, tetapi juga gerakan semesta. Pemerintah mempersiapkan program, dan tempatkan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama,” ucap Mendikbud pada acara silahturahim keluarga besar Kemendikbud, di kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Mendikbud mengatakan pendekatan program harus diperluas lagi menjadi gerakan pendidikan, agar seluruh masyarakat dapat terlibat dalam memajukan pendidikan. Dengan begitu, Indonesia dapat mempertahankan prestasi peningkatan angka partisipasi sekolah yang terus meningkat dari tahun ke tahun, dibandingkan dengan negara berkembang di Asia Timur dan Asia Pasifik, sesuai dengan data dari Bank Dunia.   

Mendikbud optimis Indonesia akan menjadi pemain besar dalam pasar dunia, jika anak bangsa dapat dikembangkan berbagai potensinya. “Di tangan kita semua masa depan Indonesia, oleh sebab itu tempatkan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama,” pungkas Mendikbud. (Seno Hartono)

PERBAIKI METODE MENGAJAR

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meminta untuk memperbaiki metode mengajar di sekolah. Menurut Mendikbud, jika metode mengajarnya baik dalam arti para guru memiliki modal atau teknik mengajar yang tepat maka materi apapun dapat diajarkan dengan baik.

“Bukan persoalan kurikulumnya, tetapi yang sering menjadi masalah itu metode mengajarnya. Yang perlu kita perbaiki itu metode mengajar,” katanya usai bersilaturahim dengan para pegawainya di Plaza Insan Berprestasi, Gedung Ki Hajar Dewantara, Kemdikbud, Jakarta Kamis (13/11/2014).

Mendikbud mengatakan, jika sekadar materinya yang diubah, tetapi metodologinya tidak diperbaiki maka justru akan muncul banyak masalah. “Sekarang yang jadi kunci justru fokus pada metodologi,” katanya.

Upaya untuk memperbaiki metode mengajar ini, lanjut Mendikbud, dengan mengundang para ahli metodologi dan mereka diajak untuk mengembangkan. “Jangan seakan-akan semua ide itu datang dari menterinya,” katanya.

Para guru yang berpengalaman juga akan dilibatkan. “Mereka tentu punya pengetahuan yang bisa kita pakai,” kata Menteri Anies.

Mendikbud menambahkan, pihaknya akan membentuk tim untuk melakukan evaluasi terhadap Kurikulum 2013. Dia menginginkan ada umpan baik yang benar menyangkut kurikulum. “Dari situ kita ambil keputusan dan ini harus segera karena semester depan akan mulai,” katanya.

Senada dengan Mendikbud, pakar pendidikan Arief Rachman mengatakan, saat ini terlalu diberikan mengenai apa dan bagaimana kurikulum itu dan bukan tentang  mengapa kurikulum itu diberikan. “Saya menganggap keluhan anak-anak itu masuk di akal dan saya paham,” katanya.

Seperti halnya juga, kata Arief, dengan Ujian Nasional (UN). “Sebetulnya, kalau UN itu dimengerti mengapa kita mempunyai UN? anak-anak tidak akan merasa terlalu berat,” katanya.

Menurut dia, nilai terlalu diagungkan, sedangkan prestasi tidak diperhatikan. Produk terlalu dicari, sedangkan proses tidak dihargai. “Hal-hal seperti ini yang membuat kita jengah,” kata Arief. (Agung SW)

BUKAN HANYA URUSAN PEMERINTAH, MENDIKBUD AJAK MASYARAKAT TERLIBAT DALAM PENDIDIKAN

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengajak masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam dunia pendidikan. Ia mengatakan selama ini pemerintah dianggap sebagai satu-satunya pihak yang bertugas mengurus dunia pendidikan. “Ajak rakyat terlibat,” katanya.

Ia mencontohkan, fungsi pendidikan tidak hanya ada di sekolah, tetapi juga di rumah, dan orang tua memegang peranan penting di dalamnya. “Yang paling penting itu rumah. Orang tua harus belajar jadi pendidik yang baik,” ujar Mendikbud. Karena itu ia mengatakan harus ada gerakan di masyarakat untuk ikut bergerak dalam dunia pendidikan.

Pendidikan, lanjutnya, harus menjadi hal yang menyenangkan, dan bukan sesuatu yang menjadi beban bagi peserta didik maupun orang tua. “Saya dalam seminggu mendapat ribuan sms dari guru dan siswa,” tutur Mendikbud usai menghadiri silaturahim dengan keluarga besar Kemendikbud di Plasa Insan Berprestasi Kemendikbud, Jakarta, (13/11/2014).

Ribuan pesan singkat yang diterimanya itu sebagian besar mengeluhkan masalah yang dihadapi dalam dunia pendidikan di Indonesia. “Sekolah berat, tunjangan (guru) belum sampai, status (guru bantu/honorer) yang belum beres. Itu menggambarkan pendidikan masih menjadi beban,” katanya.

Ia menuturkan akan melakukan evaluasi terhadap metode pengajaran guru supaya tidak membebani siswa. “Bukan soal kurikulumnya, tetapi metode mengajar. Materi apapun bisa diterima dengan baik jika metode mengajarnya tepat,” jelas Mendikbud. (Desliana Maulipaksi)

Posted by: Admin Indeks Prestasi Updated at: 20:59:00

Tahapan Sebelum Instal Aplikasi DAPODIKDAS 2014 Versi.3.0.1

Seperti pada versi-versi aplikasi Dapodikdas 2014 akan dilakukan update versi untuk peningkatan kualitas data serta performa aplikasi Dapodikdas itu sendiri. Sebelum v.3.0.1 aplikasi Dapodikdas 2014 dirilis pada pada hari Rabu (29 Oktober 2014) sebagai upaya preventif, yakni untuk menjaga apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan setelah patch dilakukan, berikut Tahapan Sebelum Instal Aplikasi DAPODIKDAS 2014  Versi.3.0.1 :

Pertama, sebelum proses update versi ke 3.0.1, silahkan generate sekaligus unduh terlebih dahulu prefill terbaru data hasil sinkronisasi terakhir Anda dengan memasukkan kode registrasi ataupun NPSN di laman generate prefill dan unduh prefill Dapodikdas 2014.

Tahapan Sebelum Instal Aplikasi DAPODIKDAS 2014  Versi.3.0.1
Hal ini diperlukan sebagai upaya antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam proses instalasi update v.3.0.1. Sehingga kita bisa kembalikan data dengan reinstall aplikasi dan registrasi ulang di aplikasi Dapodikdas 2014.

Kedua, selain itu ada juga persiapan yang tidak boleh kita sia-siakan yakni adanya kesempatan untuk memperbaiki / edit data nama dan tanggal lahir Peserta Didik maupun PTK yang sebelumnya terkunci di v.3.0.0 aplikasi Dapodikdas 2014.

Maka, silahkan persiapkan dokumen-dokumen pendukung kevalidan data PD tingkat SD dengan menggunakan acuan data nama lengkap, nama ibu kandung menggunakan akta / surat keterangan lahir dari siswa bersangkutan. Sedangkan untuk siswa SMP menggunakan acuan ijazah / SKHU, serta pastikan cek terlebih dahulu NISN yang ada pada siswa tersebut di database PDSP, hal ini untuk menentukan langkah-langkah tepat pada VerVal PD selanjutnya.

Semoga saja rilis versi 3.0.1 pasca tahap testing v.3.0.1 aplikasi Dapodikas 2014 sebelumnya, di mana ditemukan masih adanya bug / kesalahan yakni pada 3 digit NIP terakhir PTK yang berstatus PNS menjadi 000 akan kembali sempurna seperti yang kita harapkan… Amiin…

Download langsung file installer maupun patch v.3.01 pada links resmi Dapodik Ditjen Dikdas. Demikian Tahapan Sebelum Instal Aplikasi DAPODIKDAS 2014  Versi.3.0.1 dilakukan. Semoga bermanfaat dan terimakasih…

Posted by: Admin Indeks Prestasi Updated at: 20:49:00

Faktor-faktor dan Upaya yang Mempengaruhi Disiplin


Faktor-faktor dan Upaya yang mempengaruhi Disiplin

indeksprestasi.blogspot.com - Faktor-faktor yang mempengaruhi Disiplin:

Perilaku disiplin terbentuk dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain faktor keluarga, masyarakat dan sekolah (Tulus, 2004: 13). Sesuai dengan pendapat Eddi Kalsid (Mintarsih, 2002: 13), faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin, antara lain.
  1. Pendidikan di keluarga sebagai matra vertikal. Para orangtua diharapkan memberikan contoh atau menjadi panutan pelaksanaan norma-norma.
  2. Pendidikan di sekolah sebagai matra diagonal. Para guru diharapkan memberikan atau menuntut siswa lewat pengayaan pengetahuan, penguasaan dan kemampuan analisis terhadap norma sehingga siswa mempunyai wawasan memadai tentang norma yang berlaku.
  3. Pendidikan di masyarakat sebagai matra horisontal. Masyarakat diharapkan dapat menjadi mitra bertukar pikiran dalam memajukan pendidikan.

Posted by: Admin Indeks Prestasi Updated at: 18:01:00